Profesi Bisnis TI : SAP Konsultan

PADA umumnya implementasi ERP akan melibatkan pada konsultan yang memiliki keahlian-keahlian khusus seperti teknikal, accounting, business proses/management, support,  dan programmer. Seorang konsultan seseorang bisa memiliki lebih dari satu keahlian di atas, tentunya dengan pengalaman dan kualitas yang berbeda-beda.

Bidang keahlian di atas memiliki peran yang berbeda pada proses implementasi, secara kasar keahlian tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Technical Consultan. Seorang Technical Consultand berperan penting dalam hal installasi hardware & software, network users setup, troubleshoot technical problem. Oleh karena itu background dan pengalaman Teknik Informatika, skill dibidang jaringan/network, operating system seperti Windows, Linux, Unix dll., installasi program dan melakukan troubleshooting masalah yang berkaitan dengan hal-hal tersebut menjadi syarat utama.

2.  Account Manager. Karena ERP erat hubungannya dengan accounting, maka peran seorang accounting mutlak diperlukan. Mereka bisa memiliki latar belakang pendidikan maupun pengalaman di bidang akuntansi. Syarat ini penting karena menyangkut proses setting posting yang akan dilakukan untuk automatisasi transaksi melalui program.

3.  Management/business proses. Peran seorang Business Procecc Expert (BPx) diperlukan untuk menjembatani para praktisi usaha dengan praktisi IT. Dalam praktiknya kedua praktisi ini memiliki perbedaan pola pandang yang berakhir pada kegagalan implementasi ERP. Seorang BPx umumnya memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam bidang manajemen dan IT serta mampu menyelaraskan keduanya menjadi suatu system yang utuh.

4.  Konsultan Support. Peran seorang konsultan support dibutuhkan setelah implementasi selesai. Tugasnya memberi bantuan user setelah hari H atau go live karena akan terjadi banyak sekali perubahan kerja yang bisa menyebabkan kebingungan kerja.

5.  Konsultan Development. Setelah berjalan bisa terjadi Anda sebagai user akan merasa kebutuhan untuk lebih meningkatkan penggunaan software ERP ini baik itu untuk mengakomodasi penggunaan di bagian-bagian lain maupun kebutuhan untuk meningkatkan kelancaran penggunaan software. Disini peran seorang konsultan Development Anda perlukan.

Tiga peran konsultan pertama diperlukan pada awal dan dua yang terakhir akan diperlukan setelah hari H.

Masih ada seorang lagi yang memegang peran penting, disebut dengan ‘Project Manager’ atau PM. Tugas PM bisa dikatakan peran kunci, mengkoordinasikan berbagai resource di atas agar bisa bekerja sesuai dengan timeline dan requirment dari client.

Harga Sebuah Pengalaman

Perlu di sadari bahwa Implementor ERP adalah pihak luar yang umumnya tidak  ’terlalu’ paham tentang perusahaan Anda, apalagi menyangkut bagian-bagian spesifik dalam perusahaan yang tidak terjadi di perusahaan lainnya. Implementator terutama dituntut untuk mengerti secara detail tentang fitur dan alur kerja software yang menjadi pegangannya dan adalah menjadi kelebihannya jika bisa memahami proses kerja pada perusahaan sejenis atau perusahaan dalam industri yang sejenis. Pengalaman-pengalaman implementasi dari seorang konsultan akan menjadi modal baginya untuk melakukan perbaikan-perbaikan pada perusahaan Anda. Sebagai konsultan yang lebih berpengalaman, biasanya memasang harga yang lebih tinggi untuk jasanya.

One response to this post.

  1. BOS mau nanya nih apa bedanya antara IT consultan Dan SAP consultan..?

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: