Contoh perangkat Network dalam lapisan OSI

SELAMA bertahun-tahun para ahli telah mengembangkan berbagai perangkat network. Setiap perangkat dibuat untuk maksud dan tujuan tertentu. Ada perangkat network yang dibuar untuk keperluan pengaturan bandwidth, routing, swithcing, firewall dan lain-lain.

Jika perangkat-perangkat network tersebut kita kaitkan dengan layer-layer OSI maka kita dapat mengelompokkannya menjadi beberapa perangkar yang umum di antaranya :

Router

Rauter bekerja pada layer 3 (Model OSI) atau layer Network. Pada layer ini disediakan protokol yang bertanggung jawab mengatur pengalamatan (adressing) dan penentuan rute (routing). Saat ini sudah dikembangkan pula router yang dapat bekerja pada layer 4 atau layer Transport. Router semacam ini memiliki fungsi tambahan, yaitu firewall.

Bridge

Bridge bekerja pada layer 2 (model OSI) atau layer Data link layer ini tidak menyediakan protokol routing dan addresing (disebut alamat logika). Namun bridge dapat mengenali alamat hardware (disebut alamat fisik atau MAC address). Biasany bridge digunakan untuk menghubungkan network dengan menggunakan teknologi sejenis.

Switch

Switch juga bekerja pada layer 2. Switch berfungsi sebagai sentral atau konsentrator. Switch dapat dipandang sebagai multiport bridge.

Selain switch tradisional, saat ini sudah dikembangkan MLS atau multilayer switch yang dapat beroperasi pada layer 2 hingga layer 7. Switch semacam ini memiliki beberapa fitur tambahan yang tidak dijumpai pada switch tradisional.

Hub

Hub bekerja pada layer 1 (model OSI) atau layer Physical. Hub berfungsi sebagai konsentrator. Namun hub dapat mempelajari alamat hardware sehingga informasi yang datang ke hub diteruskan ke seluruh host. Jadi setiap host akan menerima informasi dari hub. Kondisi semacam ini disebut sebagai banjir broadcast dan sangar mempengaruhi performa network. Saat ini hub sudah sangat jarang dijumpai.

Repeater

Repeater bekerja pada layer 1 (model OSI) atau layer phsical. Repeater digunakan untuk memperkuat sinyal agar informasi dapat sampai ke host lain yang lokasinya cukup jauh. Saat ini repeater sangat jarang dipasarkan, apalagi saat ini harga switch sudah semakin terjangkau.

Sumber :

Sofana Iwan. 2008. Cisco CCNA dan Jaringan Komputer, Penerbit Informatika, Bandung.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: